Fisik dan stamina yang kuat menjadi salah satu faktor bagi atlet sepakbola untuk terus berkarir dan bertanding di pertandingan sepakbola. Walau memiliki skill yang handal, kecepatan, passing yang akurat serta visi yang bagus namun jika tidak disertai dengan fisik yang kuat maka seorang pemain hanya akan keluar masuk meja operasi dan hanya menjadi penghangat bangku cadangan. Berikut adalah pemain-pemain sepakbola profesional yang memiliki skill dan bakat namun harus pensiun dini di karenakan bermasalah dengan fisik dan sering diterpa cedera
1. Sebastien Deisler
Full name : Sebastian Toni Deisler[1]
Date of birth : 5 January 1980 (age 32)
Place of birth : Lörrach, West Germany
Height : 1.81 m (5 ft 11 1⁄2 in)
Playing position : Right winger
Di awal karirnya sempat di gadang2 akan menjadi pemain potensial Jerman,sebagai pemain sayap dengan skill yang mumpuni dan kecepatannya. namun pada akhirnya karis Deisler tidak pernah benar2 sampai di puncak, pemain tengah itu tidak pernah berhasil untuk benar-benar memanfaatkan potensi penuh karena selalu bermasalah dengan cedera. Cedera yang paling utama yg pernah dia alami adalah ligamen yang robek,dan juga cedera2 lainnya. Deisler jg tidak mempunyai mental yang cukup kuat untuk mengatasi cederanya dan mengalami depresi. Akhirnya Deisler pensiun dari sepakbola profesional pada Januari 2007 pada usia 27.
2. Marco van Basten
Nama lengkap : Marcel van Basten
Tanggal lahir : 31 Oktober 1964 (umur 47)
Tempat lahir : Utrecht, Belanda
Tinggi : 1.88 m (6 ft 2 in)[1]
Posisi bermain : Penyerang
Marcell "Marco" van Basten (lahir di Utrecht, Belanda, 31 Oktober 1964; umur 47 tahun) adalah seorang pemain sepak bola berkebangsaan Belanda. Ia bermain untuk tim Ajax Amsterdam dan A.C. Milan pada tahun 1980-an dan awal tahun 1990-an. Ia dikenal sebagai salah satu penyerang depan yang handal di sepanjang sejarah dan mencetak sebanyak 276 gol dalam kariernya. Dikenal atas kekuatannya dalam penguasaan bola, kemampuan taktis serta tendangan keras dan volinya yang spektakuler, van Basten meraih penghargaan Pemain Sepak bola Terbaik Eropa sebanyak tiga kali (tahun 1988, 1989 dan 1992) juga Pemain Terbaik Dunia FIFA pada tahun 1992. Kariernya sangat singkat, pada umur 29 tahun, ia sudah pensiun karena cederanya yang parah dan kambuhan. Bahkan, pada penghormatan terakhirnya di San Siro, membuat pelatih Milan saat itu, Fabio Capello menangis
3. Ruben de La Red
Full name : Rubén de la Red Gutiérrez
Date of birth : 5 June 1985 (age 26)
Place of birth : Móstoles, Spain
Height : 1.86 m (6 ft 1 in)
Playing position : Midfielder
Ruben De la Red adalah gelandang tengah yang sempat memperkuat Real Madrid. Diberitakan dia telah bergelut dengan masalah jantungnya selama 2 tahun. Pada 30 Oktober 2008, De la Red pernah pingsan dilapangan dalam acara Copa del Rey di Real Union Club dan sejak itu dia menjalani banyak pemeriksaan kesehatan untuk menentukan tingkat kesehatannya tersebut.Tim medis klub menyarankan agar dia tidak ikut andil lg dalam pertandingan dikarenakan permasalahan organ jantungnya,sehingga Ruben harus pensiun bermain sepak bola pada usia 25 tahun.